Uber Berhenti Beroperasi di 3 Kota Besar Jerman Untuk Sementara Karena Kendala Perijinan

Aplikasi mobile untuk layanan transportasi Uber menarik diri dari 3 kota besar di Jerman yaitu Hamburg, Dusseldorf, dan Frankfurt karena kendala perijinan dan lisensi sopir. Uber dalam sebuah pernyataan bahwa “proses pendaftaran perusahaan sewa mobil independen terlalu mahal dan memakan waktu” bagi rekan bisnis Uber. Langkah ini tidak terlalu mengejutkan bagi Jerman, sembilan bulan yang lalu memutuskan bahwa sopir Uber perlu mendapatkan lisensi yang sama seperti sopir taksi komersial untuk mengangkut penumpang dari dan ke tujuan mereka.

“Banyak orang di Jerman ingin menekan tombol di ponsel mereka dan mendapatkan keamanan, bekendara dengan harga yang terjangkau dengan Uber,” kata Christian Freese General Manager di Uber Jerman. “Namun kami telah menemukan persyaratan, bahkan untuk layanan berlisensi menjadi sangat kompleks. Uber semakin populer di Munich dan Berlin jadi kami telah memutuskan untuk memfokuskan upaya kami di sana.”

Sementara itu, layanan ini telah berjanji untuk mengintensifkan dialog dengan legislator dengan harapan dapat kembali. “Uber telah berkomitmen untuk memperluas layanannya di Jerman, dan karena itu akan terus berdialog dengan politisi dan regulator,” Freese mencatat. Tetapi meskipun demikian Jerman bukan satu-satunya musuh Uber di benua Eropa, Uber telah mengalami hambatan dalam bentuk protes, penangkapan, dan larangan penuh di negara-negara seperti Perancis, Italia, dan Spanyol.

(digitaltrends)

You may also like...