Synthesio Akuisisi Bunkr Aplikasi Alternatif Microsoft PowerPoint

Bunkr logo (bunkerapp.com)
Bunkr logo (bunkerapp.com)

Bunkr adalah startup asal Perancis yang didirikan pada tahun 2011 sebagai alternatif yang lebih modern dibandingkan dengan Microsoft PowerPoint. Selama beberapa tahun terakhir, aplikasi gratis ini telah mendapatkan pendanaan $1,4 juta dan menjaring 150.000 pengguna. Bunkr kemudian beralih ke Business to Business (B2B) pada tahun 2016 dan merilis Application Programming Interface (API) untuk membantu bisnis seperti Synthesio dalam mengotomatisasi pembuatan laporan. Synthesio yang merupakan perusahaan enterprise social data platform sangat menyukai Bunkr yang kemudian mengakuisisinya.

Pivot yang dilakukan oleh Bunkr dengan beralih ke model B2B menjadi kunci kesepakatan akuisisi ini. Platform Bunkr dirancang ulang untuk menampilkan konten interaktif dan visualisasi data, dan Synthesio mengumpulkan data dari sumber-sumber media sosial yang tak terhitung jumlahnya. Synthesio berencana untuk meluncurkan integrasi versi beta pada beberapa pelanggan tertentu pada akhir Q1 2017.

Target Synthesio pada teknologi Bunkr adalah kemampuan untuk menghasilkan laporan media sosial dengan satu klik, mengisi secara otomatis berdasarkan filter data global Synthesio. Rencananya pada akhir Q2 2017 Synthesio akan merilis versi Gold dari kemampuan pelaporan yang baru untuk basis kliennya termasuk fitur tambahan seperti Single Sign-On(SSO), tampilan yang bisa disesuaikan, dan penjadwalan pengiriman email.

Greg Roth, wakil presiden Synthesio untuk Global Marketing mengatakan kepada PCMag, akuisisi ini adalah “game changer yang lengkap. Teknologi Bunkr akan mengubah seluruh ide klien kami dari laporan yang seharusnya diterima. Aku belum pernah melihat alat yang membuatnya begitu mudah untuk menghasilkan visual analisis yang dinamis dan menakjubkan.”

Bunkr tidak akan tersedia lagi sebagai standalone platform. Pengguna memiliki waktu sampai 31 Maret untuk mengunduh dan menyimpan pekerjaan mereka sebelum layanan aplikasi gratis itu dimatikan.

PCMag

You may also like...