Supermodel Karlie Kloss Mengadakan Coding Camp untuk Anak Perempuan

Supermodel berusia 25 tahun Karlie Kloss mengukir nama untuk dirinya sendiri di dunia teknologi ketika dia meluncurkan program Kode With Klossy pada tahun 2015, sebuah program yang menyelenggarakan coding camp musim panas selama dua minggu gratis untuk anak perempuan usia 13 sampai 18 tahun.

Perjalanan Karlie Kloss sendiri dengan dunia coding dimulai empat tahun yang lalu, saat dia mengikuti kelas coding pertamanya di Flatiron School di New York dan mempelajari dasar-dasar Ruby on Rails. Setahun kemudian, dia mulai menawarkan beasiswa bagi anak perempuan untuk mengikuti kursus coding di sekolah tersebut sebelum meluncurkan coding camp sendiri di New York, Los Angeles dan di kota kelahirannya di St. Louis.

Karlie Kloss, kedua dari kiri, meluncurkan Kode With Klossy pada tahun 2015 (Sumber: CNET/Kode With Kloss)

Pada hari Jumat, Kode With Klossy mengumumkan bahwa menjangkau lebih dari tiga kali lipat dengan memulai 50 coding camp di 25 kota di AS, mengajar 1.000 anak perempuan. Program ini juga bermitra dengan Teach For America untuk merekrut dan mempekerjakan 50 instruktur coding camp.

Siswa Kode With Klossy mempelajari dasar-dasar bahasa pemrograman Ruby, JavaScript, HTML, CSS dan Swift. Di akhir camp, ​​mereka membangun aplikasi seluler atau situs web yang berfungsi penuh.

Inisiatif seperti Kode With Klossy sangat penting karena industri teknologi berjuang untuk meningkatkan representasi perempuan dan kesetaraan jender. Wanita rata-rata hanya 30 persen pekerja di bidang teknologi, dan sektor ini telah mendapat tekanan selama bertahun-tahun karena kurangnya peran wanita dalam peran kepemimpinannya. Survei HackerRank awal bulan ini menemukan bahwa pengembang perangkat lunak perempuan berusia lebih dari 35 tahun tiga setengah kali lebih mungkin untuk memegang posisi junior, meski sama mampu dengan rekan pria mereka. Selain itu, hanya 26 persen orang yang bekerja di bidang komputer pada tahun 2016 adalah wanita, menurut Pusat Nasional untuk Wanita dan Teknologi Informasi Amerika Serikat.

cnet

You may also like...