Sunway TaihuLight Mengalahkan Tianhe-2 Sebagai Superkomputer Tercepat di Dunia

Selama tiga tahun terakhir, Tiongkok menduduki posisi teratas dalam daftar Top500, daftar superkomputer tercepat di dunia yang diduduki oleh Tianhe-2. Namun sekarang, Top500 telah mengumumkan bahwa Tianhe-2 tersingkir oleh superkomputer lain asal Tiongkok.

Sunway TaihuLight berhasil menyingkirkan posisi Tianhe-2 sebagai superkomputer tercepat di dunia dengan kecepatan tiga kali lipat dari Tianhe-2. Sunway TaihuLight mampu melakukan 93 quadrillion kalkulasi per detik (93 petaflop) dan lima kali lebih cepat daripada superkomputer asal AS, yang kini berada di peringkat ketiga di seluruh dunia.

Tidak seperti superkomputer tercepat sebelumnya Tianhe-2 dibangun menggunakan prosesor Intel Xeon buatan AS. Ada rencana untuk meningkatkan kinerja Tianhe-2 tahun lalu, namun pada bulan April 2015 pemerintah AS melarang ekspor semua chip komputasi kinerja tinggi ke Tiongkok. Departemen Perdagangan mengatakan bahwa ekspor teknologi tersebut adalah tindakan yang bertentangan dengan keamanan nasional AS, dan superkomputer Tiongkok sebelumnya Tianhe-1A telah digunakan dalam kegiatan peledak nuklir.

Sunway TaihuLight terdiri dari 40.960 node, masing-masing dengan 260 core prosesor. Prosesor ini dikembangkan oleh National Research Center of Parallel Computer Engineering & Technology di Beijing. “Ini tidak didasarkan pada arsitektur yang ada. Mereka membangun sendiri,” kata Jack Dongarra, profesor Universitas Tennessee dan pencipta sistem pengukuran yang digunakan untuk menentukan peringkat superkomputer di dunia. “Ini adalah sistem yang memiliki prosesor asal Tiongkok.” Menurut Top500, Sunway TaihuLight akan digunakan untuk penelitian, pekerjaan rekasaya, termasuk pemodelan cuaca dan industri manufaktur.

Investasi Tiongkok pada chip berkinerja tinggi dan superkomputer dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan hasil yang signifikan dan efektif. Pada tahun 2001, tidak ada superkomputer Tiongkok yang masuk pada peringkat 500 dunia. Sekarang, ada 167 superkomputer lebih banyak dari superkomputer asal AS, 165 superkomputer. Pengembangan Sunway TaihuLight didanai di bawah “863 Program”, proyek pemerintah yang bertujuan untuk mengakhiri ketergantungan pada teknologi asing.

theverge

You may also like...