Shinta Bubu: Jangan Takut Memulai Startup

MIKTI (Masyarakat Industri Kreatif TIK Indonesia) Makassar menyelenggarakan seminar UMKM Nasional dan Digitalpreneur pada hari Minggu 26 Maret 2016, berlangsung di Baruga Anging Mamiri, Rumah Jabatan Walikota Makassar. Seminar ini menghadirkan pembicara yang sudah bergelut di bidang digitalpreneur selama 20 tahun, Shinta Dhanuwardoyo (Shinta Bubu) CEO dari Bubu, dan pendiri Bubu award, juga hadir CRO dari Orami.com dan CEO Moxy Andrew Senduk.

Dengan mengangkat tema menjawab tantangan dan mengembangkan produktivitas pelaku UMKM dan digital dalam mengahadapi MEA, seminar ini memberikan boost energy kepada para penggiat industri kreatif di Makassar. Shinta Bubu membagikan pengalamannya kepada para peserta seminar bahwa jangan takut untuk memulai sebuah startup, jika startup kamu gagal di awal, bangkit lagi mulai lagi dan jangan menyerah, seperti pengalamannya memulai startup dari plasa.com, katakancinta.com dan masih banyak lagi hingga akhirnya bubu.com menjadi startup yang mampu melejit dan survive hingga saat ini. Dengan resistansinya di dunia digitalpreneur, Shinta Bubu menjadi salah satu digitalpreneur wanita yang mendunia.

Dedy Triawan (Startup Makassar), Shinta Bubu, Andrew Senduk. (kiri-kanan)

Dedy Triawan (Startup Makassar), Shinta Bubu, Andrew Senduk. (kiri-kanan)

Hal yang sama juga disampaikan oleh Andrew Senduk, sekian lama bermukim di Belanda, akhirnya Andrew memutuskan untuk kembali ke Indonesia di tahun 2013 dengan tujuan memajukan digitalpreneur di Indonesia, tidak ketinggalan dengan negara-negara maju di dunia. Setali dua uang dengan Shinta Bubu, Andrew memulai startup juga dari zero, hingga saat ini sebagai CRO dari Orami.com yang dulunya adalah Bilna.com.

Andrew mensugesti peserta seminar, bahwa yakinkan investor mengenai produk Anda, jangan meragukan produk Anda. Bagi Andrew sebuah startup yang survive adalah startup yang dilalui dengan kesulitan, diiringi air mata dan stres, seperti yang dialaminya di awal merintis startup-nya. Kegagalan demi kegagalan dialaminya, bahkan sampai harus mengerjakan semuanya sendiri, tapi karena keinginan yang kuat dan kepercayaan dirinya serta kegigihannya akhirnya dia berhasil menjadi digitalpreneur sukses di Belanda.

Lanjut Andrew dengan mengubah mindset dalam mencetuskan ide-ide kreatif di industri digital, dengan pemikiran yang lebih global, tidak menutup kemungkinan Indonesia akan melahirkan digitalpreneur yang bisa melampaui digitalpreneur dunia seperti Mark Zuckerberg.

Seminar nasional yang sukses menghadirkan lebih 300 peserta ini terselenggara berkat kerjasama MIKTI dan Dilo Makassar. Fajar Assad selaku koordinator MIKTI berharap dari seminar ini akan muncul begitu banyak startup di Makassar. Seminar yang akan menjadi agenda rutin MIKTI ini akan terus menghadirkan pembicara-pembicara yang bergelut di industri kreatif digital yang telah melalui jatuh bangun di industri ini. (Fajar Assad).

You may also like...