Gadis 9 Tahun Menjadi Peserta Termuda WWDC 2016

Anvitha Vijay (Fortune.com)

Pada umur 7 tahun, Anvitha Vijay bermimpi membangun aplikasi mobile. Dengan hanya $130 di tabungannya, dia menyadari bahwa tidak punya cukup uang untuk membayar pengembang untuk membangun aplikasi untuknya. Jadi hal yang dia lakukan adalah menonton video tutorial pemrograman gratis dari YouTube dan situs web, dan belajar bagaimana membuat program.

Coding begitu menantang,” kata Anvitha, yang sekarang berumur 9 tahun. “Tapi aku sangat senang terjebak dengan itu.”

Tahun ini, Anvitha, yang tinggal di Australia memenuhi mimpi lainnya. Dia adalah peserta termuda di WWDC, konferensi tahunan pengembang Apple. Seperti banyak dari rekan-rekan peserta lainnya, Anvitha telah menciptakan beberapa aplikasi untuk iPhone dan iPad. Namun perbedaan terbesar antara dia dan ribuan pengembang lain yang akan bebondong-bondong ke Moscone Center di San Franscisco pada hari Senin adalah usia Anvitha yang sangat muda, 9 tahun.

Anvitha menghadiri WWDC sebagai bagian dari program beasiswa Apple, yang memberkan ratusan tiket gratis untuk pengembang dari seluruh dunia untuk menciptakan aplikasi untuk perangkat Apple. Kelompok penerima tahun ini paling banyak berusia di bawah 18 tahun, dan lebih beragam dibandingkan tahun sebelumnya. Dari 350 penerima beasiswa, 120 pemenang yang beruntung adalah siswa di bawah usia 18 tahun. Pendaftar beasiswa meningkat 215%, lebih dari dua kali lipat dari organisasi lain yang fokus pada ilmu pengetahuan, teknologi, teknik, dan matematika.

Jumlah perempuan yang mendaftar beasiswa naik tiga kali lipat tahun ini, dan 22% dari pemenang beasiswa adalah perempuan, yang meningkat dari tahun lalu.

Anvitha yang keturunan India, mengembangkan aplikasi adalah tentang memberdayakan anak-anak. Aplikasi Anvitha terinspirasi dari adiknya yang sedang belajar bagaimana berbicara dan mengenali hewan. Idenya dituangkan dalam aplikasi Smartkins Animal, yang menggunakan suara, dan flashcard untuk membantu mengajar anak-anak 100 nama dan suara hewan yang berbeda. Dia kemudian mengembangkan aplikasi lain yang sejenis untuk membantu anak-anak belajar warna.

Saat menjelaskan proses pengembangan sebuah aplikasi, Anvitha tidak terdengar seperti programer berusia 9 tahun. “Menuangkan ide menjadi sebuah aplikasi melibatkan banyak kerja keras,” jelas Anvitha. “Ada begitu banyak komponen untuk membangun aplikasi, termasuk prototipe, desain dan wireframing, desain user interface, kemudian coding, dan pengujian.”

Dia sekarang bekerja mengembangkan aplikasi berikutnya, yang ingin membantu anak-anak seusianya dalam mencapai tujuan.

Anvitha mendaftar beasiswa untuk WWDC melalui internet. Anvitha akan melakukan perjalanan ribuan mil dari kampung halamannya di Melbourne, Australia ke Bay Area bersama orang tua dan adiknya.

“Ini impian saya untuk pergi ke WWDC dan bertemu Tim Cook,” kata Anvitha.

fortune

You may also like...