Microsoft Memang Membuat OS Linux, Tapi Bukan Distro Linux

Minggu lalu terdengar kabar mengejutkan dari Microsoft bahwa raksasa perangkat lunak tersebut sedang mengembangkan sistem operasi Linux. Awalnya Bitnesia.com mengira bahwa itu hanyalah lelucon belaka tapi April Mop sudah lewat dan tautan berita merupakan berita baru. Setelah ditelusuri ternyata berita tersebut memang benar adanya.

Namun Linux yang dikembangkan bukan distribusi Linux desktop seperti Ubuntu, Fedora, IGOS Nusantara, atau BlankOn, tetapi Linux yang dikembangkan khusus untuk layanan cloud Azure Microsoft. Azure Cloud Switch menggunakan switch berbasis Linux sebagai bagian dari infrastruktur Software Defined Networking (SDN).

Microsoft menjadi salah satu anggota dari Open Compute Project (OCP), sebuah kelompok industri yang bekerja sama untuk menentukan standarisasi perangkat keras dan perangkat lunak untuk infrastruktur data center. Salah satu bagian yang Microsoft sedang kerjakan adalah Software Defined Networking (SDN). SDN menambahkan lapisan berbasis software yang sifatnya programabilitas, konfigurasi, dan manajemen terpusat untuk hardware yang dikelola secara tradisional. Switch jaringan tradisional tidak dirancang untuk memungkinkan Quality of Services atau VLAN, mengarahkan ratusan atau ribuan perangkat secara bersamaan.

Kita tidak akan melihat Microsoft berbisnis distribusi Linux dalam waktu dekat. Tapi Microsoft yang sekarang ini bukan lagi Microsoft dari tahun 2000-an.

(arstechnica)

You may also like...