Microsoft Akan Menggunakan Prosesor ARM di Azure

Microsoft's Project Olympus server (Microsoft)

Microsoft telah menguji Windows Server pada prosesor berbasis ARM buatan Qualcomm dan Cavium, server tersebut digunakan untuk menjalankan pencarian, penyimpanan, machine-learning, dan pekerjaan yang berkaitan dengan big data.

Dr.Leendert van Doom, engineer untuk Microsoft Azure, mengungkapkan hal ini di Open Compute Project Summit 2017. “Kami merasa server ARM merupakan kesempatan nyata dan beberapa layanan cloud Microsoft sudah punya rencana deployment pada server ARM,” tulisnya menjelang konferensi.

“Kami telah menjalankan evaluasi dari berbagai sisi dengan beban kerja produksi kami dan apa yang kami lihat cukup menarik. Instruction Per Cycle (IPC) yang tinggi, jumlah core dan thread, pilihan konektivitas dan integrasi yang kami lihat di seluruh ekosistem ARM yang sangat menarik dan terus membaik.”

Sementara itu belum ada kabar kapan prosesor ARM akan digunakan dalam produksi, Jason Zander, wakil presiden divisi Azure mengatakan kepada Bloomberg itu akan terjadi. Saat ini, Microsoft tampaknya tidak akan membuat versi Windows Server yang berjalan pada prosesor berbasis ARM yang tersedia secara eksternal.

Langkah yang diambil Microsoft ini menimbulkan tantangan potensial bagi dominasi Intel di pasar server, diperikirakan 98 persen prosesor Intel menjadi otak pada layanan cloud. Tahun lalu Data Center Group Intel melaporkan $17,2 miliar penjualan dan $7,5 miliar laba operasi, dan penjualan PC yang mengalami penurunan, pasar server adalah inti dari bisnis Intel.

techrepublic

You may also like...