Linode Terkena Serangan DDoS

Linode mengalami serangan DDoS

Salah satu penyedia layanan cloud, Linode mengalami serangkaian gangguan layanan akibat serangan DDoS (distributed denial-of-service) yang dilancarkan terhadap infrastruktur selama beberapa hari terakhir. Serangan DDoS dimulai pada tanggal 26 Desember, Linode melaporkan bahwa serangan DDoS telah mengganggu Linode Manager dan situsnya. Pada hari yang sama, penyerang juga menargetkan DNS Linode, dan data center yang berlokasi di Dallas, Atlanta, London, dan Newark.

Halaman status layanan Linode menunjukkan bahwa perusahaan membutuhkan waktu hampir empat jam untuk mengurasi serangan terhadap data center London, sementara konektivitas jaringan dipulihkan dalam satu jam di Atlanta dan Newark. Pada saat berita ini ditulis, data center di Atlanta masih mengalami gangguan. Akibat serangan ini beberapa pelanggan Linode harus memindahkan sistem mereka ke penyedia layanan lain seperti Vultr dan DigitalOcean.

Kaspersky Lab melaporkan pada bulan November bahwa pada kuartal ketiga 2015, botnet berbasis Linux menyumbang hampir setengah dari jumlah total serangan DDoS. Yang paling terkenal adalah botnet XOR, yang dimanfaatkan untuk melancarkan serangan yang mencapai 150Gbps.

Sebuah laporan yang dirilis oleh Kaspersky pada bulan Desember menunjukkan hampir setengah dari organisasi yang terkena serangan DDoS sebenarnya mengaku mengetahui identitas penyerang. Penelitian ini berdasarkan informasi dari lebih dari 5.500 perusahaan di 26 negara.

(securityweek)

You may also like...