EarthViewer CIA Cikal Bakal Google Earth

Sebelum kita menggunakan Google Earth dan Google Maps untuk menemukan jalan atau lokasi, CIA sudah menggunakan perangkat lunak serupa untuk misi mata-mata di Irak. Versi awal dari perangkat lunak citra satelit CIA disebut EarthViewer, yang diciptakan pada awal tahun 2000-an. CIA menggunakannya untuk menentukan gerakan di gudang Irak atau kamp-kamp, karena menunjukkan topografi yang berubah dari waktu ke waktu.

earthviewer-01

EarthViewer tampak cukup berbeda dari versi moderen Google Earth, tetapi menjadi dasar untuk Google Earth, kata Tony Hiley, direktur eksekutif dari Museum CIA. “Teknologi ini dimulai pada dunia kami untuk alasan operasional, tetapi kemudian menyeberang ke sektor swasta untuk memberikan manfaat bagi umat manusia,” katanya.

Sejak akhir 1990-an, CIA telah menjalankan perusahaan modal ventura sendiri yang disebut In-Q-Tel. Telah berinvestasi dalam semua jenis perusahaan rintisan Silicon Valley, termasuk apa yang akhirnya menjadi Google Earth. Perusahaan pengembangan perangkat lunak Keyhole mengembangkan prototipe peta digital pada tahun 2001, tapi In-Q-Tel mengakuisisi dan mulai mendanainya.

earthviewer-02

CIA kemudian bekerja sama dengan organisasi-organisasi intelijen lain untuk meningkatkan EarthViewer dan membuat gambar 3D yang lebih realistis. Menggunakan perangkat lunak citra satelit, militer AS bisa mengidentifikasi target, merencanakan rute, dan mempelajari pergerakan pasukan Irak dari waktu ke waktu di tahun 2000-an.

Organisasi berita juga menggunakan lisensi EarthViewer versi beta untuk mengulas perang Irak. CNN dan Fox News menampilkan gambar udara di sudut layar, terbang di atas Baghdad dan simulasi turun ke jalan. EarthViewer segera menarik perhatian Google, yang kemudian membeli dan menamainya pada tahun 2004. Setelah lebih banyak investasi, perangkat lunak akhirnya menjadi Google Earth. Fitur dari Google Earth kemudian diintegrasikan ke dalam Google Maps, seperti Street View.

Tanpa bantuan keuangan CIA, EarthViewer tidak akan menjadi perangkat lunak yang kita kenal sekarang, kata Hiley.

(techinsider)

You may also like...