Dropbox Merilis Kode Sumber Alogritma Lepton

Perusahaan cloud storage Dropbox mengumumkan bahwa telah merilis sebuah algoritma kompresi gambar yang disebut Lepton dengan lisensi open source Apache. Lepton dapat bekerja sebagai kompres dan dekompresi file dan dapat bekerja pada saat streaming, yaitu file dapat dikembalikan ke ukuran semula seperti pada saat dikirim melalui jaringan. Lepton sangat penting untuk pengalaman pengguna, bisa lebih cepat dalam mentrasfer data dan menampilkan konten.

“Kami telah menggunakan Lepton untuk mengkodekan 16 miliar gambar yang disimpan ke Dropbox, dan secara cepat pengodean ulang gambar yang lebih lama. Lepton telah menghemat kapasitas Dropbox hingga beberapa petabytes,” tulis Daniel Reiter Horn, Software Systems Architect Dropbox dalam postingan blog.

Teknologi ini mungkin terdengar akrab bagi mereka yang menonton serial Silicon Valley. Lepton mirip dengan algoritma yang ditampilkan pada serial itu. Kode utama Lepton ditulis dalam bahasa pemrograman C++, dikembangkan untuk bekerja dengan gambar dan memotong 22 persen dari ukuran file JPEG, tulis Daniel.

Dropbox sering kali merilis perangkat lunaknya di bawah lisensi open source, sebelumnya telah merilis HackPad dan Zulip. Facebook, Google, Twitter dan perusahaan internet lainnya secara teratur membuka kode sumber mereka untuk berbagi teknologi dan mendapatkan orang-orang di luar untuk berkolaborasi. Yang dampaknya membawa perbaikan pada perangkat lunak tersebut atau bahkan karyawan baru.

Yang tertarik dengan algoritma Lepton dapat mengunduh kode sumbernya di GitHub.

You may also like...