Data Science untuk Pengobatan Kanker

Tamr telah bersurat ke Gedung Putih, menawarkan pemanfaatan platform big data mereka secara cuma-cuma. Tamr sebuah perusahaan dengan layanan analisa data yang berbasis di Cambridge, Massachusettss, didirikan pada 2013 oleh para veteran industri database, Andy Palmer, Mikre Stonebraker, dan Ihab Ilyas besama George Beskales, Daniel Bruckner, dan Alex Pagan. Satgas Penaggulangan Kanker Gedung Putih yang dipimpin langsung oleh wakil presiden Joe Biden telah menganggarkan dana sebesar 1 Juta USD untuk melipatgandakan tingkat kemajuan dalam memerangi kanker. Menurut pejabat Gedung Putih ada lebih dari 1,6 juta kasus kanker baru yang akan didiagnosa dan diperkirakan penyakit ini akan membunuh sekitar 600 ribu jiwa penduduk Amerika pada tahun 2016.

Tamr melalui juru bicaranya menerangkan bahwa pihak Gedung Putih telah menerima surat tawaran tersebut, namun pihak Tamr enggan menjelaskan lebih rinci terkait kerja sama tersebut karena tawaran tersebut masih dipelajari lebih lanjut oleh pihak Gedung Putih. Nidhi Aggarwal, Kepala Bagian Produk dan Strategi Tamr mengungkapkan bahwa perusahaannya memiliki semangat yang sama dengan Satgas Penaggulangan Kanker Gedung Putih baik individu maupun institusi dalam hal hal perlawanan terhadap penyakit kanker. Lanjut ia manjelaskan bahwa co-founder dan CEO Tamr, Andy Palmer sendiri adalah CIO di Infinity Pharmaceuticals juga kepala software and data engineering di Novartis sebuah lembaga penelitian obat-obatan.

“Kami juga telah berpengalaman membantu beberapa pelanggan biofarmasi besar dengan integrasi platform big data serupa,” lanjut Aggarwal menjelaskan. “Kedepannya kami percaya dengan mengkolaborasikan berbagai data dan jenisnya bersama akan menjadi batu loncatan dan juga aset paling besar dalam memerangi kanker, dan disitulah letak tantangannya. Organisasi-organisasi kesehatan akan membutuhkan cara yang lebih efektif untuk mempersiapkan dan mengkolaborasikan data ini untuk dianalisa, dan itulah apa yang kami lakukan di Tamr.”

“Dengan diperkenalkannya teknologi yang membuat lebih mudah dalam mengelola dan mempersiapkan dataset skala besar untuk analisis, ada kesempatan bagi perusahaan farmasi untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan investasi yang ada,” kata Aggarwal.

CMSWire

You may also like...