Artik, Single Board Computer dari Samsung untuk IoT

Artik 10 akan tersedia di Digikey pada bulan Mei, kata pejabat Samsung. Harganya sendiri belum diketahui, namun kemungkinan akan lebih mahal dari single board computer sejenis Raspberry Pi 3 seharga $35. Artik 5, dengan ukuran yang lebih kecil ditujukan untuk perangkat wearable dan gadget kecil telah memulai pengapalan sejak bulan Februari lalu.

Artik 10 menggunakan prosesor ARM 32bit delapan core sebagai otaknya, untuk grafis menggunakan GPU dari Mali T628 MP6 yang dapat menampilkan video HD 120 frame per detik. 16GB flash storage dan RAM 2GB LPDDR3. Artik juga memiliki wireless dan port ekspansi untuk terhubung dengan sensor eksternal, kamera, layar, dan komponen lainnya. Fitur utama termasuk wireless 802.11b/g/n, Zigbee, dan Bluetooth. Memiliki GPIO, UART, I2S, I2C, dan konektor SPI.

Dengan Artik, Samsung ingin memasuki pasar internet of things yang perkembangannya sangat pesat. Tahun lalu Gartner memperkirakan 6,4 miliar perangkat IoT akan terhubung pada tahun 2016, dan jumlahnya akan mencapai 20,8 miliar pada tahun 2020.

Samsung juga memiliki rencana besar untuk melengkapi rumah dengan perangkat IoT seperti lemari es, oven, mesin cuci dan lampu mulai tahun depan. Artik dapat membantu pengembang perangkat untuk mengembangkan dan menguji produk yang cocok pada lingkungan tersebut, kata Curt Sasaki, wakil presiden ekosistem Samsung.

Artik juga akan terhubung dengan layanan Artik Cloud, sebuah platform yang memungkinkan perangkat dapat saling berkomunikasi satu sama lain. Artik Cloud diumumkan pada Developer Conference Samsung yang diadakan di San Francsico Minggu ini.

Artik Cloud dapat digunakan untuk aplikasi keamanan, kesehatan, rumah, dan otomasi industri. Misalnya, pengguna bisa menyimpan informasi di Artik Cloud tentang suhu, kapan AC harus dihidupkan atau dimatikan. Tahun lalu, Samsung juga mengumumkan pengembangan Artik 1, tetapi produk ini tidak akan dijual untuk umum. Artik 1 akan langsung dijual ke produsen yang membuat produk seperti lampu pintar, kata Sasaki.

pcworld

You may also like...