Arnold Ph. Djiwatampu Memperoleh Award International di Bidang Telekomunikasi

Arnold Ph Djiwatampu
Arnold Ph. Djiwatampu

Reportase Satriyo Dharmanto (Anggota IEEE) – Arnold Ph. Djiwatampu, seorang tokoh senior bidang Information and Communication Technology (ICT) Indonesia baru saja memperoleh penghargaan International dari IEEE Communications Society (ComSoc).

IEEE adalah organisasi profesi teknik terbesar di dunia, berkantor pusat di Washington DC Amerika, yang beranggotakan para insinyur terkait bidang Elektro, Komputer dan Telekomunikasi dari 160 negara, merupakan organisai yang menjadi acuan utama perkembangan ICT dunia, karena telah menerbitkan lebih dari 3,5 juta journal dan paper terindek sejak 130 tahun lalu, dan menyelenggarakan sekitar 1,500 international conference bidang ICT setiap tahunnya.

Para anggota IEEE selalu berkomitmen untuk mededikasikan dirinya bagi peningkatan kemajuan teknologi untuk kemanusiaan. Di Indonesia, IEEE Indonesia Section yang sudah aktif sejak 29 tahun lalu, bersama ComSoc Indonesia Chapter sangat aktif melakukan kegiatan, dalam bentuk penyelenggaraan Konferensi International terindeks dan beberapa kegiatan ilmiah lainnya, termasuk kegiatan penelitian di bidang teknologi dan memberikan masukan kepada pemerintah, terkait perkembangan bidang ICT. Setiap tahunnya, lebihdari 60 konferensi international bidang ICT diselenggarakan oleh IEEE Indonesia section bersama 19 society chapter yang ada di Indonesia.

Penghargaan berupa Award for Public Service in the Field of Telecommunications, for dedicated service as the founding Director of the ITU Bureau for Telecommunications Development (BDT) Geneva ini, diserahkan kepada Arnold Ph. Djiwatampu, pada hari Selasa, 05 Desember 2017, dalam sesi Awards Luncheon di sela acara Konferensi International IEEE Global Communicatios (GLOBECOM 2017).

Award ini sangat bergengsi, karena hanya diberikan kepada tokoh-tokoh terpilih bidang telekomunikasi dunia yang telah mendedikasikan dirinya secara nyata dan berkesinambungan bagi perkembangan Telekomunikasi. Setiap tahunhanya ada satu tokoh yang memperoleh Award ini, setelah melalui rekomendasi dan seleksi ketat yang dilakukan team juri ComSoc.

Tokoh-tokoh terkenal bidang Telekomuniksi dunia, seperti Werner Mohr, Michael J. Marcus, Veena Rawat, Sasi P Meethal, David Falconer, Sam Pitroda, David D. Clark, George E. Brown, Jr., MansoorShafi, Richard C. Kirby, Hubert Zimmerman, Mohammed Mili, Joseph R. Fogarty, Henry Geller, Alphonse Ouimet, Benjamin L. Hooks dan Senator J.O. Pastore, adalah para penerima Award ini, yang hanya diterimakan sekali dalam setahun, sejak tahun 1976.

Acara penyerahan award ini dipimpin langsung oleh Harvey Freeman, Ph.D, President IEEE ComSoc pusat, bertempat di Golden Ballroom, Marina Bay Sands Hotel and Convention Center, Singapore, yang disaksikan oleh lebih dari 2,000 peserta konferensi GLOBECOM 2017 dan tamu undangan dari seluruh penjuru dunia.

Arnold Ph. Djiwatampu, yang akrab dipanggil dengan panggilan pak Dji ini, adalah Life Senior member IEEE, yang sangat aktif mendedikasikan dirinya bagi perkembangan ICT, khususnya bidang Telekomunikasi di Indonesia. Pak Dji yang juga sebagai penulis buku Strategi Perjuangan International Telekomunikasi ini, hampir setiap tahun selalu diminta menjadi anggota delegasi pemerintah Indonesia, khususnya Kementrian Luar Negeri dan Kementrian Komunikasi dan Informatika, untuk mengikuti siding tahunan di International Telecommuncation Union (ITU).

Arnold Ph. Djiwatampu adalah founder dan President Director PT. Tiara Titian Telekomunikasi, yang bergerak di bidang konsultan Telekomunikasi sejak September 1995. Pernah menjabat sebagai first director of the ITU Bureau for Telecommunications Development (BDT), Geneva – 1992 sampai dengan akhir 1994. Juga sebagai Deputi Direktur Jendral Post dan Telekomunikasi di Direktorat Jendral Post danTelekomunikasi (DG POSTEL) 1988 – 1991 dan beberapa posisi penting lainnya di DG POSTEL.

Posisi sebagai Komisaris PT. INDOSAT juga pernah diembannya di tahun 1989 – 1992 dan juga merupakan tokoh kunci dalam peluncuran satelit pertama Indonesia, Sistim Komunikasi Satelit Domestik (SKSD) PALAPA 1975 – 1977.

International Award ini merupakan kado istimewa bagi pak Dji dan juga bagi masyarakat Indonesia pada umumnya, di penghujung tahun 2017 ini, karena menjadi momentum penting dalam peningkatan strategi perjuangan international Telekomunikasi Indonesia. Strategi yang harus terus dijaga, dikuatkan, dan diteruskan, karena menyangkut martabat dan kedaulatan Indonesia sebagai negara dengan pasar dan kepentingan telekomunikasi yang sangat besar, dalam hal kepastian akan investasi dan kepentingan akan akses serta pengaturan spektrum frekuensi radio dan orbit satelit, yang merupakan asset vital yang harus terus dijaga dan diperjuangkan kedaulatannya, karena menyangkut kepentingan masyarakat luas.

You may also like...