Adwind RAT Menginfeksi Windows, OS X, Linux, dan Perangkat Android

Penjahat cyber selalu mengembangkan malware dengan fitur yang luar biasa tapi hampir tidak pernah ada malware yang menargetkan sistem operasi yang berbeda secara bersamaan. Sekarang, para peneliti telah menemukan malware yang berbasis Java menginfeksi perusahaan di Denmark tapi hanya masalah waktu sebelum malware menyebar ke negara-negara lain.

Malware ini disebut sebagai Adwind RAT (Remote Access Tool), malware ini pertama kali terdeteksi pada tahun 2015 sebelum menginfeksi jutaan pengguna di seluruh dunia, namun malware itu kembali dengan kekuatan penuh saat ini, tidak perangkat lunak antivirus yang bisa mendeteksinya.

Dalam sebuah posting blog, Andra Zaharia dari Heimdal Security mengungkapkan bahwa penjahat dunia maya mengirim email berbahaya yang berisi berkas Doc-172394856.jar yang jika dieksekusi akan menyediakan akses backdoor ke penyerang. Para peneliti telah memperingatkan untuk tidak mengunduh atau mengklik file yang berketensi .jar.

Sistem operasi yang menjadi target mulai dari Windows, OS X, Linux, dan Android yang setelah terinfeksi akan mengubah perangkat menjadi botnet dan Adwind juga mencuri data dari perangkat. Sebelumnya, Omni RAT ditemukan menargetkan Mac, Linux, Windows, dan Android.

Pada tahun 2016, para peneliti mengindentifikasi beberapa kasus di mana Javascript malware digunakan untuk menginfeksi pengguna, misalnya malware tag komentar di Facebook yang menargetkan pengguna Chrome. Malware Qarallaz RAT atau QRAT di Skype bahkan kerentanan SNAP pada perangkat Android juga dipicu melalui malware Javascript.

Untuk melindungi perangkat Anda dari perangkat lunak berbahaya, jangan mengunduh file dari email yang tidak dikenal atau mengunduh file dari situs yang tidak dipercaya.

hackread

You may also like...