11 Akuisisi Perusahaan Teknologi Terbesar Tahun 2016

Qualcomm logo (androidauthority.net)
Qualcomm logo (androidauthority.net)

Menurut Dealogic, tahun 2016 terjadi akuisisi perusahaan teknologi secara global sebesar $619,9 miliar, tahun terbaik kedua untuk akuisisi. Nilai tersebut mendekati rekor tahun 2015, dengan total nilai akuisisi sebesar $691,4 miliar. Katie Roof dari TechCrunch membuat daftar 11 akuisisi perusahaan teknologi terbesar pada tahun 2016.

1.Qualcomm Mengakuisisi NXP Semiconductors

Qualcomm harus mengeluarkan dana sebesar $47 miliar untuk dapat mengakuisisi NXP Semiconductors. Pertumbuhan smartphone yang melambat menginspirasi Qualcomm untuk membuat tawaran akuisisi kepada pemasok chip terbesar di bidang otomotif. Kesepakatan tersebut merupakan akuisisi terbesar dalam sejarah industri.

2.SoftBank Mengakuisisi ARM Holdings

SoftBank mengakuisisi ARM Holdings dengan nilai $31,6 miliar. Perusahaan yang berbasis di Inggris adalah kekuatan besar dalam teknologi mobile dan microprocessor yang digunakan pada ponsel dari Samsung dan Apple. Tapi SoftBank mengatakan bahwa akuisisi ini dilakukan karena minat dalam bisnis Internet of Things.

3.Microsoft Mengakuisisi LinkedIn

Microsoft membayar $26,6 miliar untuk dapat mengakuisisi jejaring sosial profesional LinkedIn. Saham LinkedIn mengalami penurunan pada awal tahun 2016, Microsoft mengakui bahwa ini merupakan saat yang tepat untuk melakukan penawaran. LinkedIn berharap bahwa akan ada sinergi dengan divisi bisnis enterprise Microsoft.

4.Analog Mengakuisisi Linear Technology

Produsen chip Analog mengakuisisi Linear Technology dengan nilai transaksi $14,8 miliar. Keduanya akan membentuk usaha bersama dalam membuat chip analog, yang dapat digunakan untuk memproses cahaya atau suara dan mengubahnya menjadi sinyal elektronik. Kesepakatan itu juga akan membantu Analog untuk bersaing dengan Texas Instruments, produsen chip analog terbesar.

5.Quintiles Transactional Mengakuisisi IMS Health

Quintiles Transactional mengeluarkan dana sebesar $14,7 miliar agar dapat mengakuisisi penyedia teknologi kesehatan IMS Health. IMS Health, merupakan perusahaan yang berbasis di Connecticut menganalisa rekam medik dan menjual hasilnya ke produsen obat. Kedua perusahaan akan menggabungkan kekuatan untuk membantu dalam penelitian dan pelayanan data untuk industri farmasi.

6.Oracle Mengakuisisi NetSuite

Oracle mengakuisisi NetSuite senilai $9,5 miliar demi meningkatkan layanan cloud. NetSuite memberikan berbagai layanan untuk bisnis, seperti akuntansi, e-commerce, dan hubungan dengan pelanggan. Oracle terlambat untuk dapat mengembangkan perangkat lunak berbasis internet dan berharap bahwa akuisisi ini akan dapat mempercepat pertumbuhan mereka.

7.Samsung Mengakuisisi Harman

Samsung Electronics mengakuisisi Harman International Industries dengan nilai transaksi sebesar $8,9 miliar. Samsung berharap dengan akuisisi ini dapat meningkatkan teknologi otomotif Samsung, di mana Harman telah inovatif di bidang ini. Selain produk speaker yang populer, Harman telah mengembangkan sistem navigasi.

8.Micro-Focus Mengakuisisi Hewlett Packard Enterprise

Pada tahun 2015, Hewlett Packard dibagi menjadi dua perusahaan. Dan pada tahun 2016, HP kembali dibagi. Micro-Focus, perusahaan yang berbasis di Inggris mengumumkan untuk membeli aset perangkat lunak dari HP senilai $8,8 miliar. Melalui kesepakatan itu, Micro-Focus akan mendapatkan big data dan security businesses.

9.Tencent Mengakuisisi Supercell

Tencent membayar $8,6 miliar agar dapat memiliki 84% dari Supercell. Perusahaan investasi Tiongkok ini membeli saham pengembang game asal Finlandia, game populer seperti Clash of Clans.

10.Computer Sciences Corp (CSC) Mengakuisisi HPE

Divisi bisnis lain dari HP yang sudah dipisahkan pada tahun 2016 diakuisisi oleh Computer Sciences Corp (CSC) dengan nilai $8,3 miliar untuk bisnis layanan TI.

11.Didi ChuXing Mengakuisisi Uber China

Setelah persaingan yang sengit, akhirnya Uber menyerah di Tiongkok dan menjualnya ke Didi ChuXing dengan nilai $7 miliar. Banyak yang menduga bahwa Uber melakukan ini untuk membersihkan neraca menjelang IPO.

TechCrunch

You may also like...